Korban Gempa Flores Bertambah Jadi 73 Orang, 931 Luka Berat; Tim SAR Gabungan Terus Sisir Wilayah Terpencil
- Kamis, 20 Agustus 2026
LABUAN BAJO — Jumlah korban gempa Flores kembali bertambah. Berdasarkan data sementara yang dihimpun Basarnas dan BPBD hingga Kamis (20/8/2026) pagi, tercatat 73 orang meninggal dunia dan 931 orang mengalami luka berat. Total korban terdampak kini mencapai 1.004 orang, namun angka tersebut masih dalam proses verifikasi dan konsolidasi lapangan.
Proses evakuasi dan pencarian masih difokuskan di daerah-daerah yang sulit dijangkau. Tim SAR gabungan tidak hanya berkutat di pusat kota, tetapi terus bergerak ke pedesaan untuk memastikan tidak ada warga yang belum tertolong.
Evakuasi Medis Warga Fraktur Kepala ke RSUD Komodo
Pada Rabu (19/7/2026), Tim SAR Gabungan melaksanakan evakuasi medis terhadap seorang korban bernama Adelina Ndimas di Desa Golowontong Kampung Liang Dalo, Kecamatan Lambaleda Utara. Adelina mengalami fraktur bagian kepala dan diterbangkan menggunakan Helikopter Dauphin Basarnas AS N3+ HR-3604.
Baca Juga
Pasien dievakuasi dari Posko medis Damer di Desa Satar Padut, Kecamatan Lambaleda Utara, Kabupaten Manggarai Timur menuju RSUD Komodo Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat. Langkah ini diambil untuk mendapatkan penanganan medis yang lebih memadai di fasilitas kesehatan rujukan.
Penyisiran di Riung dan Mbay: Nihil Korban Baru
Sementara itu, Tim SAR Gabungan yang bertugas di Riung, Kabupaten Ngada, telah melaksanakan penyisiran sekaligus berkoordinasi dengan masyarakat setempat. Hasilnya, tidak ditemukan korban jiwa maupun permintaan evakuasi medis tambahan di wilayah tersebut.
Hal serupa dilaporkan dari Mbay, Kabupaten Nagekeo. Tim terus menyisir kawasan pedesaan dan memastikan kondisi warga aman. Hingga saat ini, belum ada laporan korban baru atau permintaan medevac dari lokasi tersebut.
Helikopter Basarnas Geser Tenaga Kesehatan ke Kecamatan Pota
Selain melakukan evakuasi korban, Helikopter Dauphin Basarnas juga diterjunkan untuk mendukung layanan kesehatan. Tim helikopter bertolak dari Bandara Komodo Labuan Bajo menuju Kecamatan Pota untuk menggeser lima orang tenaga kesehatan (nakes) dan logistik kesehatan dari tim Kemenkes.
Pengiriman nakes dan logistik ini penting untuk memastikan pelayanan medis di daerah terdampak tetap berjalan, terutama bagi korban luka yang masih membutuhkan perawatan intensif di lokasi pengungsian.
Data Korban per Wilayah: Sikka Catat 5 Meninggal Dunia
Berdasarkan pendataan yang berhasil dihimpun, Kabupaten Sikka mencatatkan korban meninggal dunia sebanyak lima orang. Selain itu, terdapat 18 orang mengalami luka berat dan 22 orang luka ringan akibat guncangan gempa.
Pihak berwenang terus mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap gempa susulan. Masyarakat diminta segera melapor ke posko terdekat apabila membutuhkan bantuan atau mengetahui warga yang belum ditemukan. Proses verifikasi data korban di lapangan masih terus dilakukan oleh tim gabungan dari berbagai unsur.
Redaksi
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Berita Lainnya
Sinergi Strategis dengan Muhammadiyah: BSI Perkuat Ekosistem Investasi Emas Lewat Kemitraan MBC Gold
- Minggu, 20 September 2026
KAI Commuter Kembali Operasikan 1.065 Perjalanan Harian Usai Tambah 4 Jadwal Line Bogor
- Minggu, 20 September 2026
Terpopuler
1.
2.
3.
GDPS Garap Bisnis Private Aviation, Jasa Cleaning Jet Pribadi Asia
- 16 September 2026
4.
PKB Dukung Rekening Massal 200 Juta WNI, Soroti Akses Penghasilan
- 16 September 2026










