Rektor UIN Sumatera Utara Studi Banding ke UIN Ar-Raniry Banda Aceh untuk Siapkan Pendirian Fakultas Kedokteran
- Sabtu, 15 Agustus 2026
MEDAN — Rencana pendirian Fakultas Kedokteran (FK) di lingkungan kampus keagamaan membutuhkan lebih dari sekadar niat. UIN Sumatera Utara Medan sadar betul soal itu, sehingga memilih belajar dari kampus yang sudah lebih dulu berproses, yakni UIN Ar-Raniry Banda Aceh.
Rombongan UIN SU yang dipimpin langsung oleh Rektor Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag. diterima hangat oleh Rektor UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. Mujiburrahman, M.Ag., beserta jajaran pimpinan rektorat. Pertemuan dua Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di Pulau Sumatera itu berlangsung dalam suasana diskusi yang konstruktif.
Dalam kunjungan tersebut, Prof. Nurhayati tidak datang sendirian. Ia didampingi Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Lembaga, Prof. Dr. Muzakkir, M.Ag., Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan Dr. Ibnu Sa'dan, M.Pd., serta tim Humas UIN SU, Sri Cahyanti, S.Sos.I. dan Firman Zain, S.Kom.
Baca Juga
Alasan UIN SU Menjadikan UIN Ar-Raniry Sebagai Benchmark
Pilihan untuk belajar ke UIN Ar-Raniry bukan tanpa alasan. Kampus di Serambi Mekkah tersebut dinilai memiliki progres yang matang dalam mempersiapkan pembukaan fakultas kedokteran, sehingga layak dijadikan percontohan atau benchmark.
"Pendirian Fakultas Kedokteran di UIN memerlukan persiapan yang ekstra dan terukur, mulai dari kelengkapan dokumen administratif, kesiapan kurikulum yang mengintegrasikan sains dan nilai Islam, hingga infrastruktur fisik seperti laboratorium dan rumah sakit pendidikan," ujar Prof. Nurhayati saat sesi diskusi.
Ia menambahkan, "Kami melihat UIN Ar-Raniry memiliki progres yang sangat baik untuk dijadikan benchmark."
Meninjau Langsung Kesiapan Infrastruktur Kampus Pendidikan
Setelah sesi diskusi di ruang rapat pimpinan usai, agenda dilanjutkan dengan peninjauan lapangan. Rektor UIN Ar-Raniry secara langsung mengajak rombongan UIN SU berkeliling kampus untuk melihat dari dekat berbagai fasilitas strategis yang telah disiapkan.
Beberapa titik yang menjadi perhatian utama delegasi adalah calon gedung perkuliahan mahasiswa kedokteran, rencana tata letak laboratorium, serta infrastruktur penunjang pembelajaran lainnya. Peninjauan ini berlangsung hingga sore hari.
Kunjungan ini diharapkan memberikan gambaran dan peta jalan yang lebih komprehensif bagi UIN SU dalam merintis fakultas kedokteran. Selain itu, momentum ini juga mempererat ikatan silaturahmi serta sinergi kerja sama tri dharma perguruan tinggi antara kedua kampus ke depannya.
Ibtihal Afrah Watahani
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Berita Lainnya
Sinergi Strategis dengan Muhammadiyah: BSI Perkuat Ekosistem Investasi Emas Lewat Kemitraan MBC Gold
- Minggu, 20 September 2026
KAI Commuter Kembali Operasikan 1.065 Perjalanan Harian Usai Tambah 4 Jadwal Line Bogor
- Minggu, 20 September 2026
Terpopuler
1.
2.
3.
GDPS Garap Bisnis Private Aviation, Jasa Cleaning Jet Pribadi Asia
- 16 September 2026
4.
PKB Dukung Rekening Massal 200 Juta WNI, Soroti Akses Penghasilan
- 16 September 2026










